PAUD

Menarik, ceria, menyenangkan……

Itulah yang akan dirasakan saat kita berada di dalam lingkungan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD).

Bagi sebagian orang mungkin masih asing dengan istilah Pendidikan Anak Usia Dini atau sering disebut PAUD. Maka disini akan saya ulas sedikit tentang apa sih PAUD itu….

Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) adalah jenjang pendidikan yang dilaksanakan sebelum jenjang pendidikan dasar yang merupakan suatu pembinaan terhadap anak yang dilakukan sejak anak berusia nol sampai enam tahun melalui pemberian rangsangan untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan otak, jasmani, dan rohani sehingga anak akan lebih siap dalam menghadapi atau melanjutkan ke jenjang pendidikan selanjutnya baik dalam jalur pendidikan formal, nonformal maupun  informal.

Pertumbuhan dan perkembangan anak usia dini bahkan sejak dalam kandungan sangat menentukan derajat kualitas kesehatan, cipta, rasa dan karsa. Dengan demikian investasi pertumbuhan dan perkembangan anak usia dini merupakan investasi sangat penting bagi sumber daya manusia yang berkualitas.

Penyelenggaraan PAUD sedah menjadi komitmen nasional bangsa Indonesia sebagaimana tertuang dalam UU No. 20 Tahun 2003 pasal 1 (14) yang menyatakan bahwa “Pendidikan Anak Usia Dini adalah suatu upaya pembinaan yang ditujukan kepada anak sejak lahir sampai dengan usia 6 tahun yang dilakukan melalui pemberian rangsangan pendidikan untuk membentu pertumbuhan dan perkembangan jasmani  dan rohani, agar anak memiliki kesiapan dalam memasuki pendidikan lebih lanjut”.

PAUD juga memberi komitmen internasional untuk memberikan layanan pendidikan bagi anak, sebagaimana tertuang dalam Convention on the Right of the Child, tahun 1948; CEDAW 18 Desember 1979; United Nations Millenium Declaration tahun 2000; World Fit For Children tahun 2002; The Dakkar Framework for Action tahun 2002 tentang pendidikan untk semua dimana pada salah satu butir menyatakan “pentingnya perluasan layanan perawatan dan pendidikan anak usia dini, terutama bagi anak-anak yang sangat rawan dan kurang beruntung”.

Pendidikan Anak Usia Dini menjadi penting karena anak dibawah 3 tahun memiliki 100 miliar sel otak dalam kondisi saling lepas. Sel-sel syaraf ini akan saling terhubung membentuk struktur emosional dan kecerdasan. Hubungan ini akan terus terbentuk hingga mencapai 1000 trilyun sambungan pada usia kurang lebih 3 tahun, dan akan terus berkembang seiring pertambahan usia. Hasil penelitian mengnugkapkan sampai usia 4 tahun tingkat kapabilitas kecerdasan anak telah mencapai 50%. Pada usia 8 tahun mencapai 80% dan sisanya sekitar 20% diperoleh pada saat anak berusia 8 tahun keatas. Jika anak dibawah usia 6 tahun mendapat pengalaman dan stimulasi yang membangun struktur otaknya, maka anak dapat berkembang lebih optimal. Melihat bahwa masa prasekolah merupakan masa keemasan bagi pertumbuhan dan perkembangan anak, oleh karena itu keluarga sebagai lingkungan pertama anak memiliki kesempatan yang paling besar untuk merangsang potensi anak dalam setiap aspek kemampuan yang disebut Kecerdasan Majemuk.

Selanjutnya akan diulas sedikit tentang apa itu Kecerdasan Majemuk, dan terdiri dari apa sajakah Kecerdasan Majemuk itu?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: