Kecerdasan Majemuk

Banyak yang menyangka bahwa sebuah kecerdasan itu diukur berdasarkan hasil tes IQ, sehingga banyak orang tua yang berusaha agar anak-anaknya memiliki IQ setinggi mungkin. Padahal kecerdasan yang diukur dengan IQ bukan satu-satunya penentu keberhasilan seseorang. Banyak orang yang berhasil dengan IQ yang tidak terlalu tinggi.

Kecerdasan tidak hanya dipandang sebagai kemampuan intelektual, tetapi juga kemampuan lain yang terkait dengan kemampuan memecahkan masalah. Jika kecerdasan hanya  dilihat dari aspek inetelektual saja, maka tidak akan banyak memberi sumbangan pada kesusksesan hidup, oleh karena itu berkembanglah beberapa bentuk kecerdasan lain yang tidak hanya mengungkap aspek-aspek kognitif, tetepi juga aspek moral, sosial, emosional dan spiritual.

Ada delapan bentuk kecerdasan manusia yang ditemukan oleh Howard Gardner pada tahun 1983 yang berkembang dengan nama multiple intelligence atau kecerdasan majemuk yakni:

  1. Kecerdasan Bahasa
  2. Kecerdasan Matematis-logis
  3. Kecerdasan Spasial
  4. Kecerdasan Kinestetik-jasmani
  5. Kecerdasan Musik
  6. Kecerdasan Interpersonal
  7. Kecerdasan Intrapersonal
  8. Kecerdasan Natural

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: