Kecerdasan Kinestetik-Jasmani

Kecerdasan ini merupakan keahlian menggunakan seluruh tubuh untuk menyampaikan ide dan perasaan, dan keterampilan menggunakan tangan untuk menciptakan atau mengubah suatu bentuk. Kecerdasan ini meliputi kemampuan fisik yang khusus, seperti koordinasi, keseimbngan, keterampilan, kekuatan, kelenturan, dan kecepatan maupun kemampuan menerima rangsangan panca indera.

Kemampuan yang terkait dengan kecerdasan kinestetik jasmani adalah:

  • Kemampuan menggerakkan anggota tubuh.
  • Kemampuan mengatur keseimbangan tubuh.
  • Kemampuan mengatur kelenturan tubuh.
  • Kemampuan menjaga kesehatan tunuh.

Beberapa bentuk permainan yang digunakan guna mengembangkan kemampuan kecerdasan kinestetik-jasmani adalah:

1. Permainana Olah Raga

Jalan, lari, berenang, main bola, senam, merupakan contoh permainan yang dapat mengembangkan kemampuan fisik atau olah tubuh anak. Orang tua dan pendidik dapat mengajak anak melakukan permainan olah raga secara rutin hari minggu atau hari-hari tertentu. Olah raga tidak hanya akan melatih kecerdasan kinestetik anak, melainkan juga bertujuan untuk menjaga kesehatan dan keseimbangan tubuh anak.

2. Gerak dan Lagu atau Menari

Permainan gerak dan lagu atau menari, bermanfaat bagi anak untuk mengembangkan kelenturan tubuh anak. Untuk anak usia dini bermain ini dapat dilakukan dengan gerakan-gerakan yang sederhana dengan tidak meninggalkan unsur gerak dan seninya.

3. Permainan Motorik Halus (dengan otot-otot kecil)

Berbagai kegiatan permainan dapat digunakan untuk mengembangkan kemampuan motorik halus anak antara lain: mencoret-coret, menirukan pola gambar tertentu (balon, buku, bola, piring, gelas, dll), meronce, melipat, bermain plastisin, bermain pasar-pasaran, meletakkan benda-benda misalnya mainan pada tempatnya. Permainan bongkar pasang, balok kayu da bermain pasir juga bisa digunakan untk mengembangkan kemampuan motorik halus anak.

4. Permainan Motorik Kasar (dengan otot-otot besar)

Disamping permainan olah raga ada beberapa permainan yang dapat mengembangkan kemampuan motorik kasar anak, antara lain: bermain ayunan, jungkat-jungkit, plosotan, panjat-panjatan, gobag sodor, bermain sepeda, dll.

4 Komentar (+add yours?)

  1. birru
    Jul 06, 2011 @ 16:14:57

    adakah alat ukut yang valid dan reliabel u/ mengukur kecerdasan kinestetis?

    Balas

    • kloponom
      Feb 21, 2012 @ 21:58:54

      kalau untuk yang benar-benar valid dan bisa dipakai dengan semua jenis kecerdasan kinestetis belum ada, dan pastinya semua masih dalam pengembangan. Mungkin nanti saya bagi beberapa karya temen-temen dalam kegiatan pengembangan alat evaluasi dan alat ukur yang sudah banyak digunakan.
      terima kasih.

      Balas

  2. Siti maryamah
    Jan 25, 2012 @ 10:07:49

    Saya sangat suka dg permainan tradisional untk kecrdasan kinestetik atau yg lain karena menurut sy lebih mendidik dan banyak dn b sisi p

    Balas

    • kloponom
      Feb 21, 2012 @ 22:00:23

      saya setuju, karena sebenarnya dalam permainan tradisional lebih sarat filosofi pendidikannya sehingga tidak hanya menyangkut kecerdasan kinestetik saja yang akan terasah melainkan kecerdasan yang lain ikut dikembangkan. selamat bereksperimen..^^

      Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: