Kecerdasan Matematis-Logis

Kecerdasan matematis-logis adalah kecerdasan yang melibatkan keterampilan mengolah angka dengan baik dan atau kemahiran menggunakan penalaran atau logika dengan benar. Kecerdasan ini meliputi kepekaan pada hubungan logis, hubungan sebab akibat, dan logika-logika lainnya. Proses yang digunakan dalam kecerdasan matematis-logis ini antara lain klasifikasi (penggolongan/pengelompokan), pengambilan kesimpulan dan perhitungan.

Beberapa kecerdasan yang terkait dengan kecerdasan matematika-logika antara lain:

  • Membilang (mengurutkan angka dari kecil ke besar misalnya dari 1-20)
  • Mengenal konsep matematika secara sederhana misalnya konsep penjumlahan dan pengurangan
  • Mengenal konsep logika matematika sederhana misalnya lebih besar, lebih kecil, sedikit, banyak, jauh, dekat, panjang, pendek, dan lain-lain.

Beberapa permainan yang bisa digunakan untuk mengembangkan kecerdasan matematika logika antara lain:

1. Mengenal angka

Orang tua atau pendidik dapat membimbing anak PAUD dalam mengenal angka dengan berbagai macam permainan, diantaranya adalah: menyanyikan lagu (misalnya lagu “satu-satu aku sayang ibu”), bermain angka melalui gambar dan puzzle serta mengurutkan gambar bilangan dari yang kecil hingga yang besar juga mengenalkan anak pada mata uang yang dipergunakan.

2. Menghitung benda

Menghitung benda dapat dikenalkan dengan berbagai macam cara, diantaranya seperti menyanyikan lagu “Balonku ada 5”, mengajak anak-anak untuk menghitung jumlah benda-benda yang ditemui (misalnya ibu atau pendidik membawa buah mangga, anak diminta menghitung jumlahnya), anak juga dapat dilatih mengenal jumlah barang-barang yang dimiliki (misalnya berapa jumlah buku yang dimiliki, jumlah pensil yang dimiliki, dan lain-lain). Sejak kecil anak dapat dilatih untuk mengetahui jumlah uang yang dimiliki dan melakukan transaksi jual beli sederhana, seperti membeli makanan kecil atau permen.

3. Membandingkan benda

Pendidik atau orang tua dapat melatih anak membandingkan benda yang lebih besar dengan yang lebih kecil, yang lebih panjang dengan yang lebih pendek, yang lebih jauh dengan yang lebih dekat dan seterusnya. Permainan dengan membandingkan benda atau sesuatu tidak membutuhkan peralatan yang sulit, misalnya saja pendidik atau orang tua memasukkan air ke dalam dua gelas dengan volume air yang berbeda kemudian anak diminta untuk menilai, gelas mana yang isi airnya lebih banyak dan lebih sedikit.

4. Mengenal alat ukur

Selain mengenalkan berbagai macam ukuran serta bilangan, penting bagi pendidik dan orang tua untuk mengenalkan alat ukur kepada anak. Hal itu adalah untuk memberikan pengetahuan tentang fungsi dan kegunaan berbagai macam alat ukur, misalnya termometer untuk mengukur suhu badan, timbangan berat badan untuk mengukur berat badan dan lain sebagainya.

2 Komentar (+add yours?)

  1. Tretan
    Feb 20, 2012 @ 10:48:23

    Tidak semua anak memiliki kecerdasan matematika seperti yang dijelaskan dalam artikel ini. Namun, Artikel ini memberikan penjelasan yang sangat bagus tentang ciri2 anak yang memiliki kecerdasan matematis. Ini bagus banget sebagai referensi bagi orang tua yang menginginkan anak-anaknya cerdas dalam bidang matematika.

    Balas

    • kloponom
      Feb 21, 2012 @ 22:02:23

      Terima kasih akan komentar dan masukannya. Semoga bisa menjadikan media ini tempat berbagi dan bertukar informasi…^^

      Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: